Salam sayang dan peluk jauh dari mbi dan umi dan kaka Ay sama Teh Ciya.
Rabu, 15 Maret 2023.
Aku selalu rindu kepada kami De, yang semenjak dede di dalam kandung maaf mbi yang tidak berusaha keras untuk menjagamu, menjaga ibumu sehingga takdir yang ditetapkan Allah begitu menyayat hati dan jiwa ini. yang mbi pikir kamu anak mbi dan seharusnya menjadi titipan dari Allah di dunia untuk mbi dan umi, papi Allah lebih sayang kepadamu Nak dan Allah lebih dulu menghadapkanmu kepada-Nya. Hanya Allah lah pemilik segala yang ada dilangit dibumi dan dibawahnya.
Dd masih suci, ruh yang suci, jiwa yang suci. Belum ternoda dunia kehidupan fana.
Dede terlebih dulu ke surga. Kami, Abie dan Umi, akan menyusulmu kelak.
Dd, mbi beri nama
Muhammad Ridhollah Habibie Bin Ahmad Habibie.
Bie insyaallah Ikhlas dan Ridho dengan ketetapan Allah SWT.
Anakku kamu telah disurga, doakan kami bisa berjumpa dengan mu kelak disurga, sebagai kehidupan kedua yang kekal abadi.
Innalillahi wainnaillaihi rojiun.
Bekasi, Rabu, 15 Maret 2023
Teruntuk annaku ke 3
#
Kamis 16 Maret 2023
Umi kamu begitu tegar, Nak!. Sepanjang perjalanan Abie dalam pernikahan dan berkeluarga dengan umi, telah banyak kekurangan yang abie buat untuk umi mu nak. Umi orang yang hebat jika kamu bertemu dengannya di dunia fana ini. Umi pernah cerita tentang ujian yang Allah berikan dari semenjak kehidupan SD SMP SMA dan Kuliah. Umi juga punya ibu yang begitu Tawadu. Kaka Ay sama Teteh Ciya juga pasti tau ibu karena mereka bareng Ibu (mamahnya Umi mu). Kaka Ay sama Teh Ciya, mereka itu anak yang pintar dan solehah. Doakan ya de, agar kaka dan teteh bisa hidup bahagia di dunia dan kelak di akhirat.
Ujian ini terasakan begitu besar de, terutama bagi abie dan umi.
Mbi mau cerita untuk dede, walapun dede Ridho pasti juga melihat dari surganya Allah SWT.
Waktu akan mengeluarkan jasadmu di dalam perut umi. Dari jam 11.00 kita sudah berada di RS Ananda. Waktu itu, administrasi dll diurus oleh nenek bekasi. Abie sama umi diruang IGD. Di ruangan ini banyak juga yang sedang diberikan ujian oleh Allah SWT sebagai Rob kita Nak.
Umi ditangani oleh beberapa perawat, diambil darah, di ukur detak jantung, di swab, dll. Umi kamu sempat pingsan de, karena kamu harus tau, kalau umi itu ga kuat lihat darah. Tapi umi masih tegar de, sempat tersenyum juga ketika di foto sama abie waktu itu, pasti kamu juga lihat di surga sana ya Nak? Karena abie sama umi yakin kamu sudah disurga.
Kamu juga tau, akhirnya, pada jam 15.00 umi dibawa menuju ruang operasi. Abie mengantar umi, di temani juga sama nenek, om asep, om yago, dan ada om dimas yang nyusul.
Ketika umi akan dioperasi, abie pengen banget nemenin umi, tapi ga boleh sama dokter dan bidan di sana. Umi sendirian ditemani para perwat dan dokter yang akan membantu umi. Abie hanya bisa berdoa untuk kelancaran proses operasi.
Operasi telah selesai, karena abie dipanggil untuk menandatangani beberapa berkas. Ketika menandatangani berkas, abie bilang ke bidan kalau jasad kamu nak, akan dimakamkan di garut.
Setelah selesai abie disuruh menunggu.
Tidak berapa lama, abie dipanggil. Jasad kamu sekarang ada dipelukan abie pada pkl 16.15 hari Kamis 16 Maret 2023. Berat kamu 280 gram, di sini abie menangis tidak terbendung (gejolak pikiran yang merasa bersalah kepada diri sendiri tidak dapat menjaga kamu untuk lahir kedunia ini, abie begitu bersalah kepadamu Nak! Abie mengetik ini dengan sedih dan menangis. Jika bukan karena takdir dan cobaan yang menguatkan iman abie, abie pasti akan selalu merasa bersalah Nak! Peluk jauh dan Maafkan Abie Nak!). Abie ingin melihat wajah kamu tapi sampai saat ini tidak terbayang oleh abie, yang terlintas kamu anak yang soleh dan ganteng pasti.
Abie sudah siap membawa jasad mu ke garut. Om Asep dan pa yago menemani perjalanan kita pasti kamupun melihatnya dari surga. Di garut sudah ditunggu oleh kakek abah, Ibu, Kaka Ay, Teteh Ciya, dan lainnya.
Sepanjang perjalanan kamu ada di pelukan abie. Kamu hangat sekali nak, terasa ke dada dan ke tubuh abie sepanjang perjalanan.
Perjalanan kita dari jam 16.30 ya Nak. Sampai garut kita jam 21.30. ada kakek abah cikajang yang jemput di dekat masjid waktu itu.
Sesampai di rumah abie tidak bisa membendung sedih. Kamu dimandikan, disholatkan (Padahal kami yang berlumur dosa sedangkan kamu suci dari dosa dan sudah disurga).
Abie membaca surat alquran dan mendoakan diri kami sendiri atas wasilah kamu Nak.
Kamu akan dimakamkan dekat dengan om Nizar dan Uyut Apa dipemakaman keluarga di pasir besok.
Selama malam ini abie tidak tidur untuk menemani kamu Nak. Kamu pasti lihat abie, kakek abah, dan ustad utep ngobrol tentang kesucian bayi dalam kandungan.
Semalaman, abie meninggalkan umi di bekasi Nak. Kasian umi, Nak! merasakan sakit begitu teramat, tapi ujian Allah SWT ini harus dijalani dengan ikhlas oleh kita sehingga kita mendapatkan Ridho dari Allah SWT.
Sambil menemani kamu, abie kepikiran umi terus dan sedih tidak dapat menemani umi yang sendirian dikamar perwatan. Cuma ada nenek bekasi di sana nak.
#
Jumat 17 Maret 2023
Sudah pkl. 08.15 Nak. Ya itu kakek abah mu nak, yang gendong jasad dede sampai pasir. Kamu juga diantar oleh Kaka Ay, Teteh Ciya, uni, uki, dll.
Semoga dede bertemu dengan rosululloh di surga Nya.
Sabtu, 18 Maret 2023
Umi keluar dari rumah sakit de, selsai waktu dirawat di rs. Sekarang umi sama abi didampingin sama abah bekasi dan nenek bekasi untuk menuju ke rumah di bekasi.
Minggu 19 Maret 2023
Umi masih sosok bunda yang kuat de.
Senin, 20 Maret 2023
Umi sudah bisa jalan ke kamar mandi sendiri de. Abie kaget banget umi kekamar mandi sendiri. Umi betul betul sosok yang kuat de. Iya umi dede emang luar biasa ya de. Selalu doakan umi ya de menjalani hidup di dunia ini bersama mbi dan keluarga. Doakan kita nanti berjumpa di surga ya de. Ingatkan selalu abie untuk selalu beribadah dan menjalni kehidupan dengan amal baik di dunia ini.


